Sebenarnya aku tak kesepian
Sebenarnya aku tak sendirian
Aku punya banyak teman
Aku punya banyak khayalan
Dan aku punya kebahagiaan, yang tak kamu punya
Aku tau kamu selalu bersenang-senang
Tapi apa kamu pernah merasakan kebahagiaan?
Mungkin kamu berpikir aku selalu merana
Tapi asal kau tau, aku lebih bahagia daripadamu
Apakah aku harus mengumbar kebahagiaanku sepertimu?
Apakah aku harus memamerkan kesenanganku di muka umum?
Sebuah kesenangan yang nampak, namun tanpa makna
Aku lebih bahagia menyimpan kebahagiaanku sendiri
Dengan dia yang mungkin tak terlihat
Namun aku lebih bahagia
Ya, aku lebih bahagia seperti ini
Sabtu, 15 September 2012
Lebih Bahagia
Diposting oleh Mahkota Bunga di 21.19 2 komentar
Pffttt
Kamu pikir aku cemburu?
Enggak.
Kamu pikir aku belum move on?
Salah.
Untuk apa move on?
Dari dulu pun aku tak pernah mencintaimu.
Aku hanya setia pada komitmen, itu saja.
Diposting oleh Mahkota Bunga di 20.33 0 komentar
Senin, 20 Agustus 2012
Sajakku Terhenti
Aku juga tak mampu torehkan tulisan yang syahdu.
Entah kenapa, tanganku kaku.
Sebeku hatiku yg semakin layu.
Dulu, meski tak indah,
aku selalu menulis tiap detail cerita bersamamu.
Walaupun kau tak pernah tau, tentang semua itu dan perasaanku.
Tapi aku tak pernah berharap lebih.
Aku hanya ingin terus bersamamu, itu saja.
Hingga saat hatiku goyah,
saat aku menerima hati orang lain.
Bukan, bukan karna aku mencintainya,
tapi aku sedikit lelah menantimu.
Aku lelah, lebih dari seribu hari sudah.
Aku ingin bertahan, tapi kamu tak menahan.
Aku ingin setia, tapi kamu bukan siapa-siapa.
Kamu, adalah tokoh utama sajak-sajak cintaku.
Kamu, adalah bagian terbesar bait puisiku.
Kamu, adalah satu-satunya 'kamu' dalam setiap syair di hatiku.
Dan saat sajakku terhenti, itu artinya aku tak lagi memikirkanmu.
Sebab satu-satunya 'kamu' yang ada di puisiku, adalah kamu.
Lalu apa ini??
Diposting oleh Mahkota Bunga di 17.24 0 komentar
Kamis, 28 Juni 2012
Menyesal
Sekarang ngrasa kehilangan banget..
Ya Allah, cukup sekali itu aja..
Mungkin ini karma buatku
Menyia-nyiakan mereka yang begitu baik,
menunggu sesuatu yang tak pasti,
terlalu teguh pada pendirian yang kolot,
ah semuanya memang salahku
Aku pantas mendapat karma,
aku wajar menerima dia,
ya dia, yang di mata orang-orang begitu... ~ah sudahlah
Aku memang telah dibutakan
Aku telah dilinglungkan
Dan aku pantas mendapat itu semua, mungkin
Tapi, saat aku sudah benar-benar tersiksa,
apakah hukumanku sudah selesai?
Apakah karmaku sudah puas melihatku menderita,
menghancurkan diri sendiri,
menghianati hati nurani,puaskah?
Aku harap ini cukup,
ya, 2 bulan kurang 3 hari bersamanya,
cukup kan?
Bukankah itu waktu yang lama?
Entahlah, tapi aku merasakannya seperti berabad-abad lamanya
Oke, berarti hukumanku sudah selesai kan?
Biarkan aku hidup tenang
Biarkan aku mengepakkan sayap lagi
Dan cukup sekali itu saja aku membodohi diri sendiri
~17 September 2011~
Diposting oleh Mahkota Bunga di 22.47 0 komentar
GEGURITAN
Geguritan (puisi berbahasa jawa) ini saya tulis saat hari pertama MOS SMA, tepatnya tanggal 10 Juli 2010.
Geguritan ini adalah hasil hukuman gara-gara telat, haha :malu:
Saya nulis ini sekitar 5 menit, dan mungkin bahasa jawanya masih kacau banget,
tapi ya silakan kalo mau liat :D
LINTANG KANGGO SUKMAKU
Wengi sansaya musna
Raditya mijil ing sisih purwa
Sang bayu sumilir nusuk bebalungan
Nanging sira isih anteng
Meneng ing ngisoring akasa
Esuk gumebyar nuli
Wektu lumaku
Srengenge madeg ing pucuk langit
Ngaburke ati saka ragaku
Sukmaku mabur ing kala wengi njelang
Njarah lintang-lintang
Kanggo atiku supaya padhang
[in memoriam...
(hasil hukuman telat MOS :D )
10 juli 2010]
Diposting oleh Mahkota Bunga di 22.31 0 komentar
Jangan Cintai Aku
Jangan cintai aku karna aku cantik,
sebab jika kecantikanku sirna, cintamu akan pudar juga..
Jangan cintai aku karna harta,
sebab jika aku jatuh miskin, cintamu juga turut raib..
Jangan cintai aku karna aku pintar,
sebab jika aku terlihat bodoh, cintamu akan terkecoh..
Jangan cintai aku karna aku baik,
sebab jika kekhilafan menjelang, cintamu juga akan hilang..
Jangan cintai aku karna napsumu,
sebab seiring waktu berlalu, cintamu pasti perlahan luntur..
Tapi cintai aku dengan ketulusanmu,
lihat aku apa adanya sebagai aku,
karna dari palung hatimu,
cinta itu teramu,
dan takkan pernah tersapu,
sampai akhirnya waktu...
Diposting oleh Mahkota Bunga di 22.22 0 komentar
